Gagal Beasiswa LPDP Ketiga Kalinya

December 06, 2021

 



Soo.... I have failed LPDP test for 3 times in a row!

Antara pengen ketawa dan menangis sih sebenarnya. Gagal kok ya 3 kali amat. Jadi mikir, kenapa ya aku bisa gagal? Secara persiapan, aku merasa persiapanku lebih baik dibanding percobaan 5 tahun lalu. Apa emang belum rejeki, apa karena kemarin nggak lancar Bahasa Inggrisnya, apa karena kemarin jawabanku terlalu songong, dan sebagainya dan sebagainya. Tapi sepertinya menyalahkan diri sendiri bakal nggak ada habisnya, ya nggak sih?

Satu perkembangan yang aku rasakan dari kegagalan ketiga kalinya ini, iya sedih sih, tapi agak lebih bisa menerima. Inget banget waktu gagal yang terakhir tahun 2015, aku langsung kabur ke tempat pacar waktu itu (alias pak bojo sekarang) buat nangis. Langsung sebel dan block temen yang keterima LPDP. Sekarang, ya tetep nangis-nangis juga sih waktu ditelpon pak bojo, tapi aku juga merasa ikut berbahagia dengan teman seangkatan yang lolos. 

Semalam waktu WA-an dengan temanku yang lolos itu, dia copy paste ucapan awardee di grup Telegram, dan sepertinya kata-kata itu juga yang menguatkanku. Aku tuliskan disini ya, siapa tau juga bisa menguatkan temen-temen yang mungkin sekarang sedang gagal.

Tapi.. saya berpikir, sedih berlama-lama nggak akan mengubah apa2. Akhirnya, saya putuskan untuk bangkit. Saya refleksi diri, saya list semua kesalahan yang saya lakukan selama proses LPDP. 

Saya buat strategi baru, rencana baru. Bahkan dari proses itu, saya jadi punya prinsip baru, yaitu jangan pernah terlalu keras pada dirimu dan bertawakallah kepada Allah atas semua ikhtiar yang sudah kamu usahakan. 

Alhasil, setiap saya menghadapi proses beasiswa, saya berusaha menikmati prosesnya, dan di akhir setiap tahap saya selalu berkata "Bita, kamu sudah berusaha sesuai batas manusia, hasil selanjutnya itu bukan urusanmu, urusan Allah lah yg menentukan lolos atau tidak."


Terima kasih diriku, sudah berjuang keras sampai titik ini. You deserve better. Iya, kamu berhak dan nggak apa-apa kok sedih. Setelah itu bangkit lagi yuk, kita coba lagi tahun depan.  




No comments:

Powered by Blogger.